0 Comments

Antusias Peserta Workshop di SMA Walisongo, Selasa (23/06/2026)

Semarang – Tim dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Walisongo Semarang menggelar kegiatan pelatihan dan pendampingan bagi guru-guru Bahasa Inggris SMA Walisongo Semarang melalui program Pengabdian kepada Masyarakat. Selasa(23/06/2026)

Kegiatan ini mengangkat tema Teaching with Purpose: Pedagogical Affordances of Technology for EFL Language Output dengan fokus pada pemanfaatan platform pembelajaran digital Educaplay sebagai media untuk meningkatkan keterlibatan dan hasil belajar siswa.


Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya PBI UIN Walisongo dalam memperkuat kompetensi guru dalam mengintegrasikan teknologi secara efektif dan bermakna ke dalam pembelajaran Bahasa Inggris. Melalui pelatihan tersebut, para guru diajak untuk mengeksplorasi berbagai fitur Educaplay yang dapat digunakan untuk menciptakan aktivitas pembelajaran yang interaktif, menarik, dan berorientasi pada pengembangan kemampuan berbahasa siswa.


Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris UIN Walisongo, Lulut Widyaningrum, M.Pd., menjelaskan bahwa penggunaan teknologi dalam pembelajaran perlu diarahkan untuk mendukung pencapaian tujuan belajar, bukan sekadar mengikuti perkembangan digital.


“Platform seperti Educaplay dapat menjadi media yang efektif apabila digunakan secara tepat. Guru dapat merancang aktivitas yang mendorong siswa untuk aktif berpikir, berlatih menggunakan bahasa, serta memperoleh umpan balik secara langsung selama proses pembelajaran,” ujarnya.


Dalam pelatihan, peserta mempelajari cara membuat berbagai aktivitas digital menggunakan Educaplay, seperti matching games, crossword puzzles, word search, quiz, video quiz, dan berbagai bentuk evaluasi interaktif lainnya. Aktivitas tersebut dirancang untuk membantu guru menghadirkan pembelajaran yang lebih variatif sekaligus meningkatkan partisipasi siswa di dalam kelas.


Selain aspek teknis, kegiatan ini juga menekankan pentingnya penerapan teknologi dalam kerangka Deep Learning (Pembelajaran Mendalam). Melalui pendekatan ini, guru didorong untuk merancang pengalaman belajar yang tidak hanya berfokus pada penyelesaian tugas, tetapi juga pada proses memahami, menerapkan, dan merefleksikan pembelajaran secara mendalam.


Pemanfaatan Educaplay dinilai sejalan dengan prinsip meaningful learning, mindful learning, dan joyful learning. Aktivitas yang dirancang melalui platform tersebut memungkinkan siswa terlibat secara aktif dalam pembelajaran, memperoleh pengalaman belajar yang menyenangkan, sekaligus membangun pemahaman yang lebih kuat terhadap materi Bahasa Inggris yang dipelajari.


Hadir juga selama sesi pendampingan yaitu dosen-dosen dari PBI UIN Walisongo diantaranya Eka Harisma W, M.Hum., Dr. Nafi Annury, M.Pd,Dr. Nadiah Makmun, M.Pd., para guru juga berdiskusi mengenai strategi mengintegrasikan Educaplay ke dalam berbagai materi Bahasa Inggris di tingkat SMA. Mereka berbagi pengalaman mengenai tantangan pembelajaran di era digital serta merancang aktivitas yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan peserta didik.


Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi dalam praktik pembuatan media pembelajaran berbasis Educaplay. Berbagai produk pembelajaran yang dihasilkan menunjukkan kreativitas guru dalam mengembangkan aktivitas yang mendorong siswa untuk belajar secara aktif dan mandiri.


Melalui kegiatan ini, PBI UIN Walisongo Semarang berharap para guru dapat semakin percaya diri dalam memanfaatkan teknologi sebagai media belajar yang mendukung pembelajaran Bahasa Inggris yang inovatif, interaktif, dan berpusat pada siswa. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah ini diharapkan mampu menghadirkan praktik pembelajaran yang lebih bermakna serta relevan dengan kebutuhan pendidikan abad ke-21.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts