
Semarang – Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris melalui International Class Program (ICP) sukses menyelenggarakan ICP English Education Engagement Program 2026 yang digelar di Silayur Park, Semarang. Jumat (12/06/2026)
Kegiatan tersebut mengusung tema “English Beyond the Classroom: Connect, Communicate, and Collaborate for Future-Ready Graduates” sebagai wujud komitmen dalam membekali mahasiswa dengan kompetensi global yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan masyarakat internasional.
Acara ini diikuti oleh kurang lebih sebanyak 35 mahasiswa dari dua angkatan kelas ICP, serta didampingi oleh 10 dosen pendamping. Melalui berbagai aktivitas interaktif dan kolaboratif, peserta diajak untuk mengembangkan kemampuan berbahasa Inggris dalam konteks nyata di luar ruang kelas, sekaligus memperkuat keterampilan komunikasi, kerja sama tim, kepemimpinan, dan pemecahan masalah.
Kegiatan diawali dengan sesi pembukaan dan pengarahan dari dosen pendamping, dilanjutkan dengan berbagai aktivitas engagement yang dirancang untuk mendorong partisipasi aktif mahasiswa. Beragam permainan edukatif, diskusi kelompok, presentasi, serta tantangan kolaboratif menjadi sarana bagi peserta untuk mengaplikasikan kemampuan bahasa Inggris secara komunikatif dan kontekstual.
Tema yang diangkat tahun ini menekankan pentingnya pengalaman belajar yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pada pengembangan keterampilan abad ke-21. Melalui interaksi yang intensif dan suasana pembelajaran yang menyenangkan, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk membangun jejaring, meningkatkan rasa percaya diri dalam berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris, serta memperluas wawasan mengenai pentingnya kolaborasi dalam menghadapi tantangan global.
Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Lulut Widyaningrum, M.Pd menyampaikan bahwa program ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk belajar secara holistik dan memperkuat kesiapan mereka sebagai lulusan yang adaptif, komunikatif, dan kompetitif di tingkat nasional maupun internasional.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap mahasiswa dapat mengembangkan kemampuan berbahasa Inggris secara lebih natural, mempererat hubungan antarmahasiswa dan dosen, serta menumbuhkan semangat kolaborasi yang akan menjadi bekal penting dalam menghadapi dunia profesional di masa depan,” ujarnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi agenda berkelanjutan yang terus mendukung pengembangan kompetensi akademik maupun nonakademik mahasiswa, sekaligus memperkuat budaya pembelajaran yang aktif, kolaboratif, dan berorientasi global.
