{"id":3590,"date":"2024-11-21T09:36:07","date_gmt":"2024-11-21T02:36:07","guid":{"rendered":"https:\/\/pbi.walisongo.ac.id\/?p=3590"},"modified":"2025-01-17T09:40:07","modified_gmt":"2025-01-17T02:40:07","slug":"prodi-pbi-uin-walisongo-gelar-international-guest-lecture-bersama-dat-bao-dari-monash-university","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pbi.walisongo.ac.id\/?p=3590","title":{"rendered":"Prodi PBI UIN Walisongo Gelar International Guest Lecture Bersama Dat Bao dari Monash University"},"content":{"rendered":"\n<p>Selasa, 12 November 2024, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) UIN Walisongo Semarang menyelenggarakan <em>International Guest Lecture<\/em> dengan tema \u201cThe Multiple Meanings of Silence in Education,\u201d menghadirkan Dat Bao,Phd., &nbsp;seorang ahli pendidikan dari Monash University, Australia. Acara yang berlangsung di Ruang Teater, lantai 4 Gedung ICT Kampus 3 UIN Walisongo ini dihadiri oleh dekan FITK, prof. Dr. Fatah Syukur, M.Ag., Para pimpinan FITK (Wakil Dekan 1, Wakil Dekan 2 dan para Kajur \/ kaprodi), para dosen PBI serta &nbsp;mahasiswa ICP (<em>International Class Program<\/em>) jurusan Pendidikan Bahasa Inggris semester 3, 5, dan 7, perwakilan Mahasiswa ICP jurusan PAI dan PBA.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" width=\"821\" height=\"615\" src=\"https:\/\/pbi.walisongo.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/foto.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-3591\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p>Dalam kuliah tamunya, Dat Bao mengajak para peserta untuk memahami berbagai makna dari <em>silence<\/em> dalam konteks pendidikan. Mengutip kalimatnya yang penuh makna, \u201cSpeak only if your words are more beautiful than silence,\u201d Dat Bao membuka wawasan tentang bagaimana <em>silence<\/em> dapat menjadi bentuk komunikasi yang efektif.<\/p>\n\n\n\n<p>Ia membahas hubungan antara <em>talk and silence<\/em>, menekankan bahwa keduanya memiliki peran yang saling melengkapi dalam proses pembelajaran. Menurutnya, <em>good talk<\/em> adalah percakapan dua arah yang sehat, sementara <em>good silence<\/em> adalah jeda yang memberi ruang bagi pemikiran. \u201c<em>Silence and talk support each other in performing similar functions in learning,<\/em>\u201d jelasnya, menggarisbawahi bahwa <em>silence<\/em> bukan lawan dari berbicara, melainkan bagian dari komunikasi itu sendiri<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" width=\"725\" height=\"966\" src=\"https:\/\/pbi.walisongo.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/wedf.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-3592\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p>Sesi tanya jawab berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dari mahasiswa yang tertarik untuk mendalami konsep <em>silence<\/em>. Prof. Mahfud Junedi, M.Ag. , sebagai slah satu perwakilan dosen dan juga Wakil dekan 1 bidang akademik dan kelembagaan, juga memberikan perspektifnya mengenai <em>Silence in Islam<\/em>, menambah kedalaman diskusi.<\/p>\n\n\n\n<p>Para mahasiswa merasa kegiatan ini memberikan wawasan baru tentang arti <em>silence<\/em> dalam pembelajaran dan kehidupan. \u201cMateri yang disampaikan sangat relevan, membuka perspektif baru mengenai bagaimana <em>silence<\/em> dapat menjadi bagian penting dalam komunikasi,\u201d ungkap salah satu peserta.<\/p>\n\n\n\n<p>Melalui acara ini, Prodi PBI UIN Walisongo berharap dapat terus menghadirkan <em>international guest lecturer<\/em> lainnya yang memperkaya wawasan dan pengalaman akademik mahasiswa serta mempererat kerja sama global.<\/p>\n\n\n\n<p>Reporter: Elma Ziyadatil Ulya<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Selasa, 12 November 2024, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) UIN Walisongo Semarang menyelenggarakan International Guest Lecture dengan tema \u201cThe Multiple Meanings of Silence in Education,\u201d menghadirkan Dat Bao,Phd., &nbsp;seorang ahli pendidikan dari Monash University, Australia. Acara yang berlangsung di Ruang Teater, lantai 4 Gedung ICT Kampus 3 UIN Walisongo ini dihadiri oleh dekan FITK, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3592,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[5,19,12,1],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pbi.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3590"}],"collection":[{"href":"https:\/\/pbi.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pbi.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pbi.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pbi.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3590"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/pbi.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3590\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3710,"href":"https:\/\/pbi.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3590\/revisions\/3710"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pbi.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/3592"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pbi.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3590"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pbi.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3590"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pbi.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3590"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}